Prof. DR. Djoko Agus Purwanto, Apt, MSi
oleh: Ki Pandan Alas
Saya mengikuti seminar kesehatan yang diselenggarakan tanggal 11 Agustus 2026, oleh pensiunan Gapura Angkasa bekerjasama dengan Gapura Injourney. Pembicaranya adalah Profesor Doktor Joko Agus Purwanto MSi, usianya 67 tahun. Beliau adalah Ketua Program Doktor Farmasi Universitas Airlangga dan mengajar di S1, S2, dan S3. Saya mencoba meringkas dan menyederhanakan presentasi beliau yang sangat akademik, mudah-mudahan bisa ditangkap esensinya dan dimanfaatkan.
Beliau memulai dengan mengatakan bahwa yang menjadi sumber penyakit itu adalah radikal bebas. Radikal bebas ini adalah molekul yang tidak stabil, karena memiliki elektron yang tidak berpasangan. Molekul ini sangat reaktif dan suka mencuri elektron dari sel tubuh yang lain.
Radikal bebas ini tidak terikat sel, dan bergerak bebas ke sana kemari. Dalam pergerakannya itu, radikal bebas ini menempel pada sesuatu sel dan sel yang ditempeli oleh radikal bebas ini, menjadi oxidative stress. Sel yang ditempeli itu menua, tumbuh dengan abnormal, atau mati. Sel yang ditempeli dan menjadi abnormal inilah yang kemudian menjadi kanker.
Prof. Djoko mengatakan semua penyakit itu disebabkan oleh radikal bebas ini. Jika mau sehat, harus mengendalikan radikal bebas. Dan yang bisa menetralisir dan mematikan radikal bebas adalah antioksidan. Jika radikal bebas dapat dikendalikan, Insya Allah kita terbebas dari penyakit.
PENYEBAB RADIKAL BEBAS
Radikal bebas berasal dari dalam dan dari luar tubuh, yang menyebabkan adalah:
- Dalam tubuh: stress, racun, kimia, autoimun, metabolisme dan olahraga berlebihan.
- Dari luar tubuh: radiasi, asap rokok, polusi udara
AUTO IMUN
Auto imun adalah kondisi ketika sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh dari kuman, virus, dan bakteri, justru keliru mengenali dan menyerang sel, jaringan, serta organ sehat di dalam tubuh sendiri.
Gejala Umum Autoimun:
- Rasa lelah atau lemas yang berlebihan
- Nyeri otot, sendi atau bengkak
- Demam ringan yang hilang timbul
- Ruam atau masalah pada kulit
- Rambut rontok

MENGATASI RADIKAL BEBAS
- Memperbanyak asupan antioksidan dari makanan alami.
- Menghindari sumber polusi.
- Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.
- Konsumsi makanan kaya anti oksidan.
ANTIOKSIDAN:
- Buah-buahan segar: blueberry, strawberry, jeruk, anggur, kiwi, dan alpukat.
- Sayuran hijau & berwarna: brokoli, bayam, wortel, dan tomat.
- Kacang dan biji-bijian: almond, kenari, dan biji bunga matahari.
KESIMPULAN
Secara ringkas kita harus berusaha mengendalikan radikal bebas, dengan beberapa cara sederhana, tetapi mesti dilakukan dengan konsisten:
- Konsumsi nutrisi sehat: Omega-3, kurkumin (ada di dalam temulawak), vitamin C, D dan E.
- Bergerak, olahraga ketahanan 65-100 menit/minggu, dan memperkuat otot.
- Tidur 7-8 jam sehari. Tidur siang tidak perlu lama, cukup 30 menit saja.
- Kelola stress sebelum tidur, jauhkan pikiran, HP & TV.
- Hindari gula, sebab gula adalah sumber inflamasi dan soda kue.
- Hindari karbohidrat putih, ganti dengan protein, buah dan sayur.

Prof. DR. Djoko, seorang yang santun dan rendah hati. Saya sempat menemaninya makan siang, dan ngobrol. Beliau bercerita, secara periodik beliau ke Jepang bertemu dengan sesama kolega ilmuwan farmasi dalam program pertukaran kemajuan suatu penelitian.

Mudah-mudah kita bisa mengambil makna yang tersirat dari seminar itu. Banyak sebenarnya yang sudah kita mengerti, tetapi barangkali kita hanya kurang mau saja melakukannya dalam praktek.
Akhirnya, Insya Allah, kita semua tetap sehat, semangat, dan terus bermanfaat. Terimakasih ilmunya Prof.
KPA: 23 Agustus 2026

